Cuma Lengah Dua Menit, Berakhir Petualangan Tim Kejutan Atalanta oleh - beritabolaterkini.uno

Halo sahabat selamat datang di website beritabolaterkini.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cuma Lengah Dua Menit, Berakhir Petualangan Tim Kejutan Atalanta, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Gilabola.com – Para pemain Atalanta menangis usai menyadari bahwa kelengahan selama dua menit saja menyebabkan Paris Saint-Germain mengakhiri petualangan mereka yang mengejutkan di ajang Liga Champions musim 2019/2020. Kalau saja La Dea bertahan sedikit lebih lama!

Berakhir sudah perjalanan tim kejutan Atalanta yang sayangnya harus tersingkir secara dramatis saat mereka menelan kekalahan tipis 1-2 dari juara Prancis Paris Saint-Germain pada laga satu leg perempat final di Estadio Da Luz di Lisbon Portugal, Kamis (13/8) dinihari.

Padahal skuad asuhan Gian Piero Gasperini hanya perlu bertahan empat atau lima menit lagi saja saat mereka masih unggul 1-0 memasuki masa injury time berkat gol babak pertama Mario Pasalic. Namun mereka kemudian lengah di akhir laga, mungkin sudah tidak sabar mencicipi kemenangan dan partai semi final Liga Champions, kebobolan oleh gol penyeimbang PSG oleh Marquinhos menit 90+1, sebelum keasyikan mencari gol kedua membuat mereka kembali kebobolan gol oleh Eric Maxim Choupo-Moting.

Sayangnya bahwa berkebalikan dengan pergantian pemain PSG yang dilakukan Thomas Tuchel, pergantian pemain Gian Piero Gasperini justru malah membawa petaka, yang membuat timnya malah kebobolan dua gol telat di akhir laga untuk membuyarkan tiket semifinal yang sudah ada di depan mata karena para pemain pengganti benar-benar gagal menggantikan peran pemain utama. Inilah daftar para pemain Atalanta yang malah menjerumuskan tim mereka sendiri.

Marco Sportiello 6: Tampil baik dengan empat penyelamatan sebelum malamnya benar-benar terisak oleh dua gol telat ke gawangnya.

Berat Djimsiti 7: Tampil menawan untuk membuat Mauri Icardi terdiam. Kedua gol timnya pun datang saat dia sudah ditarik keluar, dan sang pemain sempat melakukan tiga tembakan ke gawang PSG. Pertahanan Atalanta goyah ketika dia keluar.

Mattia Caldara 5: Sayang performa apiknya sepanjang laga dirusak pada akhir pertandingan saat gagal menutup kedua assist ke depan gawang yang berbuah gol Marquinhos dan Eric Maxim Choupo-Moting.

Rafael Toloi 5: Punya malam yang bagus, sebelum masuknya Kylian Mbappe membuatnya pontang-panting. Untuk gol pertama, dia tidak berada di posisinya guna mengejar Choupo-Moting dan gagal, sementara gol kedua berawal dari clearance yang buruk.

Robin Gosens 7: Tampil luar biasa di sisi kiri untuk merepotkan Ander Herrera dan Thilo Kehrer, dan terbukti peran krusialnya terasa saat dia ditarik keluar menit ke-82 untuk Timothy Castagne. Atalanta langsung kebobolan yang berasal dari serangan dari sisi kiri pertahanan timnya.

Remo Freuler 5: Tidak berada di posisinya untuk membantu tim ketika kebobolan kedua gol kemenangan PSG.

Marten de Roon 6: Tampil lebih baik di lini tengah dengan eksploitasi luar biasa, lincah, menyelesaikan tiga dribble dan rajin maju-mundur untuk membantu serangan dan pertahanan timnya.

Hans Hateboer 5: Tampil standar di babak pertama, Habetoer kemudian berantakan di babak kedua sejak masuknya Mbappe dan kesulitan mengatasi overlap Juan Bernat.

Alejandro Gomez 7: Pemain terbaik Atalanta dan mungkin keputusan menariknya keluar menjadi alasan menurunnya serangan mereka dan akhirnya kalah di laga ini. Alejandro Gomez adalah kreator serangan tim, dengan gol Mario Pasalic juga berawal dari penetrasinya. Menyelesaikan lima umpan kunci, sebelum ditarik keluar karena cedera.

Duvan Zapata 6: Assist untuk gol Mario Pasalic. Keluarnya Alejandro Gomez membuat Duvan Zapata sendirian tanpa dukungan di depan, membuatnya mudah dikalahkan Thiago Silva dan Marquinhos. Tapi ketika dia keluar, Atalanta jadi tak punya target man dengan keunggulan fisik untuk mendapatkan bola-bola panjang ke pertahanan lawan.

Mario Pasalic 7: Mencetak gol tunggal timnya yang sayangnya gagal dipertahankan. Melakukan total dua tembakan sebelum ditarik untuk digantikan Luis Muriel.

Ruslan Malinovsky 5: Benar-benar gagal menggantikan peran Alejandro Gomes. Hanya menyelesaikan empat umpan sukses padahal masuk sejak menit ke-59.

Jose Luis Palomino 5: Masuk menggantikan Berat Djimsiti, Jose Luis Palomino malah membuat pertahanan Atalanta semakin rentan dan akhirnya kebobolan dua gol telat.

Luis Muriel 5: Mendapatkan peluang terbuka di akhir masa injury time untuk menyamakan kedudukan dan menyelamatkan timnya, sayang peluangnya terbuang karena ia gagal mengendalikan kakinya sendiri.

Timothy Castagne -/- Menggantikan Robin Gosens, bek incaran Spurs ini sepertinya hanya sempat sekali saja melakukan sentuhan terhadap bola.

Jacopo Da Riva -/- Sepertinya hanya sempat dua kali menyentuh bola.

Itulah tadi informasi mengenai Cuma Lengah Dua Menit, Berakhir Petualangan Tim Kejutan Atalanta dan sekianlah artikel dari kami beritabolaterkini.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

0 comments:

Post a Comment